“YA Sudahlah”
B:
Ketika mimpimu yang begitu indah,
tak pernah terwujud..ya sudahlah
Saat kau berlari mengejar anganmu,
dan tak pernah sampai..ya sudahlah (hhmm)
*reff:
Apapun yang terjadi, ku kan slalu ada untukmu
Janganlah kau bersedih..coz everything’s gonna be OKAY
Santoz:
yo..Satu dari sekian kemungkinan
kau jatuh tanpa ada harapan
saat itu raga kupersembahkan
bersama jiwa, cita,cinta dan harapan
Lezz:
Kita sambung satu persatu sebab akibat
tapi tenanglah mata hati kita kan lihat
menuntun ke arah mata angin bahagia
kau dan aku tahu,jalan selalu ada
titz:
juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang
bagai deras ombak yang menabrak karang
namun ku tahu..ku tahu kau mampu tuk tetap tenang
hadapi ini bersamaku hingga ajal datang
B:
Saat kau berharap keramahan cinta,
tak pernah kau dapat..ya sudahlah
yeeah..dengar ku bernyanyi..lalalalalala
heyyeye yaya dedudedadedudedudidam..semua ini belum berahir
back to *reff
F2B:
satukan langkah..langkah yang beriring!
genggam hati, rangkul emosi!
B:
Genggamlah hatiku, satukan langkah kita
F2B:
Sama rasa, tanpa pamrih
ini cinta..across da sea
B:
peluklah diriku..terbanglah bersamaku, melayang jauh.. (come fly with me, baby)
F2B:
Ini aku dari ujung rambut menyusur jemari
sosok ini yang menerima kelemahan hati
yea..aku cinta kau..(ini cinta kita)
cukup satu waktu yes.(untuk satu cinta)
satu cinta ini akan tuntun jalanku
rapatkan jiwamu yo tenang disisiku
rebahkan rasamu..untuk yang ditunggu
Bahagia..Hingga ujung waktu.
back to *reff 2x
Kamis, 20 Mei 2010
Manusia yang berencana, Tuhan yang Menentukan
Aku rasa itu judul yang tepat buat ceritaku hari ini. Hari ini aku mengawali pagiku dengan mengatakan kepada diri sendiri dihadapan cermin bahwa "Aku ingin melihat wajah bahagia orang disekelilingku, wajah yang membuat mereka bahagia, dan wajah yang dapat membuat aku bahagia!". Statement ini aku ambil dan kucoba dari buku yang kudapat dari hasil pembelian di Bazar buku, eheheheee... Lumayan, murah harga, mahaL ilmu nya...
Balik lagi ke ceritaku hari ini, dan ternyata benar, sepanjang hari dikampus, aku melihat wajah orang-orang baik yang kukenal ataupun yang pura-pura kukenal (ehehehehe) semuanya melontarkan senyuman kepada orang lain. SinyaL positif itu aku tangkap untuk merubah pasokan energi negatif yang ada dalam tubuhku, agar rasa yang tidak enak (BT) yang membuat semua kegiatan menjadi buyar hilang. Energi positif ini terus saja ada dalam pikiranku, semua kegiatan aku jalani dengan ikhlas dan senang hati, biarpun capek naik turun tangga gedung, 3 tingkat pula, tapi aku senang... Semua rasa ini terus berlanjut hingga sore hari menjelang pulang kuliah, bahkan sampai maLam hari. Pas malam ini ada acara dikampus, biasa rapat-rapat gitu. Senyuman yang aku harapkan dipagi hari ternyata terlintas didepan muka dan mataku. Subhanallah.... Syukur ku dalam hati. Seseorang yang aku hargai dan aku sukai memperlihatkan senyumannya kepadaku. Alhamdulillah.. Allah memang Maha Segala-galanya, kita tidak pernah menyadari apa yang dikehendaki Allah. Dari sini kembali aku mendapatkan pelajaran, bahwa jika ada sesuatu yang kita inginkan dan kita harapkan, janganlah sampai kita berputus asa. Boleh saja kita mengabaikan tapi janganlah sampai kita melupakan, karena semua kenangan memang tidak patut untuk dilupakan. Jangan terlalu banyak berharap kepada manusia, karena manusia mempunyai keterbatasan. Allah tidak akan mengabulkan apa yang kita minta, tetapi memberikan yang terbaik untuk kita. Niat, berusaha, bekerja, dan berdoa, itulah kuncinya. Asalkan kita berpikir positif, dan memberikan nya kepada orang lain, niscaya kita akan mendapatkan hal yang serupa pula.
Buat Tuhanku Allah SWT, Terima kasih atas karuniamu. Buat yang baca tulisan ini, maaf klo tulisanku nelum teratur, tapi inilah yang dapat kuluapkan didalam blog ku dan aku juga hanya bisa berkata " BERPIKIRLAH POSITIF, dan JANGAN MENGELUH" Okeeeeee...... Cause everything it's gonna be Okee!!!!!!!!
Balik lagi ke ceritaku hari ini, dan ternyata benar, sepanjang hari dikampus, aku melihat wajah orang-orang baik yang kukenal ataupun yang pura-pura kukenal (ehehehehe) semuanya melontarkan senyuman kepada orang lain. SinyaL positif itu aku tangkap untuk merubah pasokan energi negatif yang ada dalam tubuhku, agar rasa yang tidak enak (BT) yang membuat semua kegiatan menjadi buyar hilang. Energi positif ini terus saja ada dalam pikiranku, semua kegiatan aku jalani dengan ikhlas dan senang hati, biarpun capek naik turun tangga gedung, 3 tingkat pula, tapi aku senang... Semua rasa ini terus berlanjut hingga sore hari menjelang pulang kuliah, bahkan sampai maLam hari. Pas malam ini ada acara dikampus, biasa rapat-rapat gitu. Senyuman yang aku harapkan dipagi hari ternyata terlintas didepan muka dan mataku. Subhanallah.... Syukur ku dalam hati. Seseorang yang aku hargai dan aku sukai memperlihatkan senyumannya kepadaku. Alhamdulillah.. Allah memang Maha Segala-galanya, kita tidak pernah menyadari apa yang dikehendaki Allah. Dari sini kembali aku mendapatkan pelajaran, bahwa jika ada sesuatu yang kita inginkan dan kita harapkan, janganlah sampai kita berputus asa. Boleh saja kita mengabaikan tapi janganlah sampai kita melupakan, karena semua kenangan memang tidak patut untuk dilupakan. Jangan terlalu banyak berharap kepada manusia, karena manusia mempunyai keterbatasan. Allah tidak akan mengabulkan apa yang kita minta, tetapi memberikan yang terbaik untuk kita. Niat, berusaha, bekerja, dan berdoa, itulah kuncinya. Asalkan kita berpikir positif, dan memberikan nya kepada orang lain, niscaya kita akan mendapatkan hal yang serupa pula.
Buat Tuhanku Allah SWT, Terima kasih atas karuniamu. Buat yang baca tulisan ini, maaf klo tulisanku nelum teratur, tapi inilah yang dapat kuluapkan didalam blog ku dan aku juga hanya bisa berkata " BERPIKIRLAH POSITIF, dan JANGAN MENGELUH" Okeeeeee...... Cause everything it's gonna be Okee!!!!!!!!
Langganan:
Komentar (Atom)