Rabu, 12 September 2012

Steak.. Olalaa !!

Hmmm... steak ala Waroeng Steak yang terkenal di Jogja??
Jadi ngiler.. *cessss
Tulisan ini aku sengaja aku buat karena kakakku demeenn banget makan "sirloin double". Udah 2x dia minta sirloin , tapi gak kesampaian.
Waktu jalan-jalan di mbah google, ketemu deh resep masakan yang membahas resep dari Waroeng Steak. tapi aku ambil dari blognya tetangga, mumpung gratis, aku minta deh sama mbaknya, makasih mbak.., 


Bahan :
5 buah daging sapi bagian sirloin masing2 seberat 175 gram atau daging dada ayam tanpa tulang, iris tipis melebar.
Saus tiram untuk merendam daging / ayam  ( aku tidak pakai 
4 bua wortel, potong panjang
100 gram buncis, potong panjang
5 buah kentang, potong serasi dengan wortel dan buncis
2 butir telur, kocok lepas
150 gram tepung terigu
1 sendok makan tepung maizena ( tambahan sendiri dariku ,biar lebih crispy)
1 sendok teh merica bubuk
1 sendok teh bumbu kaldu rasa ayam
Minyak untuk menggoreng.

Bumbu Saus Steak spesial :

2 buah tomat, rebus, buang biji dan kulit,cincang.
4 siung bawang putih, cicang halus
8 siung bawang merah, cincang halus
1 buah bawang bombay, cincang halus
10 ml saus tiram
1 sendok teh merica bubuk
1 sendok teh angciu ( aku nggak pake ,masih ragu..halal atau tidak soalnya..)
1 sendok teh garam
1/2 sendok teh penyedap rasa ( aku ganti kaldu bubuk, lebih gurih   )
1 botol saus tomat ukuran kecil ( aku cuma 1/2 botol sajapunyanya cuma segitu kemaren ..hehe )
1/2 sendok makan gula pasir
200 ml air
Minyak goreng untuk menumis ( aku pakai blueband )

Cara membuat :
Saus Spesial :
Tumis bawang bombay , bawang merah dan bawang putih sampai matang dan harum. Masukan tomat cincang, air dan bumbu bumbu lain, tambahkan gula pasir,aduk sampai mengental. Jika kurang kental, bisa di tambahkan sedikit maizena cair.
Rendam daging / ayam dalam campuran air, merica bubuk dan saus tiram ( aku cuma merica dan kaldu bubuk saja ).Diamkan 30 menit.
Gulingkan daging ke campuran tepung terigu yang sudah di beri merica bubuk, garam, dan penyedap ( aku pakai bumbu kaldu bubuk dan merica saja ), lalu celupkan ke kocokan telur, lalu gulingkan kembali ke tepung terigu berbumbu , sambil di cubit cubit biar bisa keriting .Goreng di minyak banyak dan panas sampai kuning kecoklatan. Steak crispy yang ok..kulit luarnya crsipy, namun daging / ayamnya tetep empuk dan matang sempurna.
Goreng juga kentang hingga matang. Rebus wortel dan buncis sebentar saja.

Penyajian :
Susun kentang goreng,buncis dan wortel di piring saji,,, lalu letakan steak crispy nya..dan siram dengan saus spesial. Jika mau pedas, tambahkan saos samabal. Akan lebih mantab..di sajikan di piring hot plate..seperti penyajian aslinya diWaroeng Steak & Shake.



Nah, bagi yang suka banget sama yang namanya steak, boleh deh dicoba.
Buat kakakku, sabar ya. Adikmu ini sedang menggelutinya, kalo enak, kita buka cabang nya bareng-bareng, hehheee...

Salam steak !

Senin, 10 September 2012

Mulai sedikit bebas

Alhamdulillah aku sudah mengatakan kepadanya, bahwa hubungan ini sudah tidak bisa diteruskan lagi. Walaupun hanya beberapa detik aku mengutarakannya, tapi aku yakin kalau dia butuh beberapa jam untuk memahaminya.
Setelah aku mengatakan kalau kita tidak berdua lagi, aku merasa aku bisa melakukan sesuatu yang aku inginkan tanpa perasaan takut.
Sekarang aku kembali menjadi single. Bebas melakukan sesuatu hal yang aku sukai tanpa ada perasaan tidak enak dan malu-malu.
Ketika aku mengatakan kepadanya, dan setelahnya, jujur saja aku tidak merasakan kecewa, karena aku sudah memikirkan hal ini sejak lama. Aku sudah banyak mempertimbangkan keputusanku.
Tidak ada dia, bukan berarti aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Dulu sebelum ada dia aku bisa melakukan banyak hal. Bukan berarti aku sombong, tapi kadangkala kita harus hidup mandiri ketika orang lain sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.
Yah, keputusanku adalah keputusanku. InsyaAllah aku bisa menjalani hidupku kedepan menjadi lebih baik lagi, Aamiin..

Kamis, 06 September 2012

Jangan terlalu banyak pake perasaan

Yup, seperti itulah pesan dari kakak ipar ku, "jangan terlalu banyak pake perasaan, gga baik buat diri sendiri".
Bisa saja bertentangan sama apa yang ingin kamu lakukan.
Semisal, kamu pengen pindah kost, pengen mutusin pacar kamu, pengen ini, pengen itu.
Yah, klo semua itu kamu hadapi dengan perasaan, gga enak lah sama ini, nanti aku dibilang anak yang tidak patuh.

itu semua muncul bukan karena tidak beralasan. Semua yang kamu lakukan pasti ada alasannya walaupun sulit untuk dikatakan.
Seperti aku sekarang nih. Aku dari dulu pengen banget pindah ke kostan yang baru, karena kostan yang sekarang ini sudah sepi. Temen" yang satu angkatan sudah menyebar ke segala penjuru. Yang ada disini ya.. anak-anak baru. Walaupun ada mereka, tapi menurutku sama aja bo'ong. Kegiatan udah beda, sibuknya juga berbeda, pastinya obrolannya juga berbeda.
Tapi aku belom dapet kost yang sesuai dengan keinginanku. yang aku pengen sih ya gga jauh" fasilitasnya sama yang di kost sekarang. Setelah dapet kostan baru, ak pengen langsung cabut ah dari sini.

Yang kedua, ini agak menyakitkan, khususnya buat orang yang bersangkutan.
Aku sudah tidak ada rasa lagi sama pacarku sekarang. Aku rasa, hubungan kami sudah terlalu dekat, dan aku belum mau hubungan kami sedekat itu.
Aku merasa terjerat dan semakin terikat sehingga aku tidak bisa bergerak bebas.
Aku merasa, aku belum siap untuk lebih dari pacaran. Sepeti ketemu orang tuanya lah, sodara-sodaranya. Aku belum siap!
Dulu dia mengatakan "kita jalani saja dulu". Kalo jalani dulu, otomatis juga semua akan berjalan. lambat laun semua keluarganya tau dengan aku.
Semakin dekat hubungan kekeluargaan. Tapi didalam hatiku, aku tidak menginginkan itu. 
Aku masih ingin bersenang-senang, mencari orang yang benar-benar tepat untuk menjadi pendamping hidupku nanti. Tapi hatiku sekarang berkata "TIDAK" untuk dia.
Maaf kan aku, aku tidak bisa meneruskan hubungan ini, ini sudah terlalu berat untuk aku rasakan. 
Maafkan aku, diluar sana Allah sudah menyiapkan seseorang yang patut untuk kamu jaga kelak, tapi bukan aku.
i'm sorry ...